BREAKING NEWS
www.karangmojo.net
Showing posts with label ALQURAN DAN HADITS. Show all posts
Showing posts with label ALQURAN DAN HADITS. Show all posts

Bagaimana Cara Menyembuhkan Sakit Gigi Dengan Alqur'an?

fkrmngawis - Sungguh dahsyat ternyata ayat al qur’an juga bisa digunakan untuk merukyah dan menyembuhkan penyakit medis. Sungguh benar dalam firman Allah dalam surat Al Isra' : 82.

"Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang- orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (Al Isra' : 82)

Selama ini banyak dipahami bahwa ayat al qur'an hanya untuk di kaji dan untuk merukyah dan menyembuhkan penyakit non medis saja seperti terkena gangguan sihir atau Jin. Ternyata ayat alqur'an juga dapat digunakan untuk menyembuhkan semua penyakit lain seperti penyakit Medis, non Medis dan psikosomatik.

Bagi pembaca yang punya kasus sakit gigi seperti apa yang saya alami , atau penyakit lainnya disamping pengobatan medis coba dibantu dengan mendengarkan surat Al Hasr ayat 21-24 berikut dibawah ini:

"21. Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah.
Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.

22. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia,
Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

23. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

24. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al Hasyr 21-24)"

Surat Al Hasyr ayat 21 memiliki kekuatan untuk menghancurkan berbagai virus dan bakteri yang mengendap pada bagian tubuh yang sakit. Sedang surat Al Hasyr ayat 22-24 memiliki kekuatan dari kebesaran Allah untuk menyembuhkan dan menguatkan bagian tubuh yang sakit.

Subhanallah betapa mulianya al qur'an. Tiada yang bisa menandingi kebesaran Allah Sang Raja dari segala Raja. Mudah-mudahan kita semua mendapat berkahnya,dan menambah iman kita kepadanya,, amin. Jika bermanfaat, silakan share ke teman-teman Anda melalui media sosial. Jazakallah

Membaca Alqur'an Merupakan Salah Satu Syarat Agar Perniagaan Tidak Merugi



fkrmngawis - Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri (QS Fathir [35]: 29-30).

Kehidupan manusia di dunia ibarat orang sedang berbisnis. Pelakunya bisa men-derita kerugian, bisa pula memperoleh keuntungan. Kerugian dan keuntungan yang hakiki akan di terima di akhirat. Sementara di dunia, kendati sudah ada yang dapat dirasakan, namun hanya sebagian kecil. Baru 'uang muka' saja.
Sebagai kitab petunjuk, Alquran telah menjelaskan mengenai amal yang membuat pelakunya merugi atau untung. Ayat ini adalah salah satunya. Ada beberapa amal yang disebut dalam ayat ini dapat membe-rikan keuntungan berlipat bagi pelakunya.
Amalan yang Menguntungkan
Allah SWT berfirman: Inna al-ladzîna yatlûna Kitâbal-Lâh (sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah). Ayat ini memberitakan orang-orang yang mengerjakan beberapa amal tertentu. Per-tama, mereka adalah orang-orang yang yatlûna al-Kitâb. Menurut al-Jazairi, kata tersebut bermakna yaqr'ûna ta'abbud[an] bih (membaca dalam rangka untuk beribadah dengannya). Dijelaskan al-Syaukani, ung-kapan itu meunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang yang membiasakan diri dan terus menerus membaca al-Kitab.Yang dimaksud dengan al-Kitâb dibaca tak lain adalah Alquran.
Memang di antara keisti-mewaan Alquran adalah mem-bacanya dinilai sebagai ibadah. Rasulullah SAW bersabda: Baca-lah Alquran karena Alquran akan datang pada hari kiamat kelak memberikan syafaat kepada ahlinya (HR Muslim dari Ummah al-Bahili). Dalam riwayat al-Tirmidzi, Rasulullah SAW mem-beritakan bahwa orang yang membaca satu huruf dari Alqur-an akan diberikan satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan itu setara dengan sepuluh kebaikan.
Selain membaca Alquran, mereka juga: wa aqâmû al-shalâh (dan mendirikan shalat). Kata al-shalâh dalam ayat ini tentu dalam pengertian syar'i. Yakni, ibadah khusus yang diawali dengan tak-bir, diakhiri dengan salam, dan disertai dengan niat. Mereka mendirikan semua shalat yang diwajibkan atas mereka, dan disempurnakan dengan shalat-shalat nafilah. Semua shalat itu, dikerjakan sesuai dengan wak-tunya dan terpenuhi syarat, rukun, dan dan dzikirnya. Shalat itu dikerjakan dengan khusuk, sehingga menjadi orang-orang yang beruntung (lihat QS al-Mukminun [23]: 1-2). Selain itu, juga memberikan pengaruh dalam perilakunya, sehingga tercegah dari perbuatan keji dan munkar (lihat QS al-Ankabut [29]: 45).
Amalan lainnya adalah: wa anfaqû mimmâ razaqnâhum sirr[an] wa alâniyat[an] (dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan). Makna frasa ini, menurut al-Thabari, mereka menunaikan zakat yang difardhukan. Selain itu, mereka juga mengeluarkan harta mereka untuk shadaqah tathawwu'.
Penyebutan kata sirr[an] wa 'alâniyat[an] menjelaskan cara menunaikannya. Apabila ditu-naikan secara sirr[an] (raha-sia), itu lebih baik. Namun jika ditunaikan secara 'alânit[an] (terang-terangan), menurut du-gaannya tercegah dari sikap riya'. Bisa juga, yang dimaksud dengan sirr[an] adalah shadaqah, semen-tara 'alâniyat[an] adalah zakat. Sebab, menunaikan zakat secara terang-terangan sama halnya dengan mengumumkan kewa-jiban. Dan itu sesuatu yang mustahab. Demikian al-Razi dalam tafsirnya. 
Ayat ini juga sejalan de-ngan QS al-Baqarah [2]: 274, al-Ra'd [13]: 22, dan Ibrahim [14]: 31. Dalam hadits Bukhari dan Muslim dari Abu Huraih disebutkan bahwa salah satu dari tujuh kelompok yang mendapat na-ungan Allah pada hari kiamat adalah orang yang memberikan shadaqah dengan rahasia, hing-ga tangan kirinya tidak me-ngetahui apa yang dishada-qahkan oleh tangan kanannya.
Menurut Fakhruddin al-Razi, dalam ayat ini mengandung hikmah yang besar Frasa innamâ yakhsyâl-Lâh dalam ayat sebe-lumnya mengisyaratkan amalan hati, frasa al-ladzîna yatlûna Kitâbal-Lâh mengisayaratkan amalan lisan, frasa wa aqâmû al-shalâh mengisayaratkan amalan badan, dan frasa wa anfaqû mimmâ razaqnâhum meng-isyaratkan amalan harta. Penje-lasan senada juga dikemukakan Abu Hayyan al-Andalusi.

Berharap Pahala dan Fadhilah-Nya
Kemudian Allah SWT ber-firman: yarjûna tijârat[an] la tabûr (mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi). Dijelaskan Menurut Fakhruddin al-Razin, frasa ini menunjukkan bahwa mereka melakukannya dengan ikhlas. Mereka mengerjakan semua amal itu bukan karena riya, supaya disebut sebagai orang yang baik, dermawan, dan sebagainya. Namun mereka mengerjakan benar-benar dilan-dasi motivasi untuk men-dapatkan balasan-Nya.
Kata al-tijârah, menurut al-Raghib al-Asfahani, berarti mem-pergunakan modal yang ber-tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Ibarat tijârah, se-mua amalan itu adalah modal ayng dikeluarkan. Sedangkan keuntungan yang didapat adalah pahala, surga, dan ridha-Nya. Dibandingkan dengan amal yang dikerjakan, tentulah keun-tungan itu sangat besar. Apa yang melebihi surga dan ridha-Nya? Perniagaan itu pun disebut sebagai tijarât[an] lan tabûr, perniagaan yang tidak akan merugikan. Sebagaimana dije-laskan al-Jazairi, kata lan tabûr bermakna lan tahlik (tidak akan lenyap).
Semua modal manusia yang berupa iman dan amal shalih tidak akan lenyap dan sia-sia. Allah SWT pun berfirman: liyuwaffiyahum ujûrahum (agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka). Frasa ini memberikan penegasan bahwa harapan mereka tidak hampa. Mereka pasti akan mendapatkan apa yang diharapkan itu.
Hal itu karena telah menjadi ketetapan dan janji Allah SWT bahwa semua perbuatan manu-sia akan mendapatkan balasan dari-Nya. Sebagaimana balasan siksa neraka atas perbuatan munkar dan maksiat, perbuatan ma'ruf dan taat pun akan digan-jar dengan pahala. Inilah yang ditegaskan ayat ini. Penegasan serupa juga disampaikan dalam  QS Ali Imran [3]: 57, al-Nisa ' [4]: 152 dan 173.
Bahkan balasan yang dibe-rikan bukan hanya sepadan dengan perbuatan yang diker-jakan, namun masih ditambah dengan keuntungan berlipat. Allah SWT berfirman: waya-zîdahum min fadhlihi (dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya). Menurut Ibnu 'Athiyah, tambahan fadhilah itu ada yang menafsirkannya seba-gai pelipatgandaan pahala bagi pelakunya, mulai sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Namun menurut yang lain, pelipatgan-daan pahala itu masih termasuk dalam cakupan liyuwaffiyahum ujûrahum. Sedangkan tambahan yang dimaksud adalah melihat wajah Allah SWT di akhirat kelak. Bisa pula, tambahan itu berupa dijadikannya mereka sebagai pemberi syafaat bagi orang lain, sebagaimana friman-Nya: Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (TQS Yunus [10] :26).
Ayat ini kemudian ditutup dengan firman-Nya: Innal-Lâh Ghafûr[un] Rahîm[un] (sesung-guhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri). Artinya, Allah SWT mengampuni per-buatan dosa mereka, dan mem-balas semua amal shalih mereka.
Hidup di dunia amat singkat. Itu pun hanya sekali. Maka jangan sampai salah pilih dan merugi. Kita harus meng-ambil 'bisnis' dengan keun-tungan berlipat ganda yang ditawarkan kepada kita. Masih-kah kita belum tertarik dengan tawaran menggiurkan  itu? Wal-Lâh a'lam bi al-shawâb. [globalmuslim.web.id/Rokhmat S. Labib, M.E.I.]

BIL QOLAM (KHOT JILID)

fkrmngawis - Sebagai guru TPA ataupun Anda yang bergelut di dunia pendidikan agama pastinya Anda perlu banyak referansi buku-buku. Itu suatu keharusan bagi Anda, karena ilmu di dapat salah satunya dari buku. Nah ini ada buku yang mungkin bisa membantu Anda untuk lebih kreatif mengajar santri-santri di TPA (Taman Pendidikan Alqur'an) di daerah Anda.
Namanya buku "BILQOLAM" yang merupakan buku tuntunan untuk belajar menulis khot arab (huruf arab) mulai dari yang dasar hingga tingkat mahir. Buku ini terdiri dari jilid 1,2 dan 3. Dengan harga yang terhjangkau sekitaran Rp. 3.000,- buku ini bisa didapatkan di Depot AMM Jogja. Dengan adanya buku ini para ustadz diharapkan bisa melatih santri-santrinya untuk dapat menulis arab dengan baik dan benar. Merekapun (ustadz) dapat belajar juga dari buku ini. Buku ini berfungsi sebagai penunjang santri dalam belajar menulis huruf hijaiyah, baik nantinya sebagai penulis ataupun sebagai pelaku seni kaligrafi.
fkrmngawis.tk
fkrmngawis.tk
fkrmngawis.tk

Buku Penunjang TPA

fkrmngawis - Anda seorang ustadz TPA? Banyak hal yang harus dimiliki oleh seorang guru TPA. Apa itu? Diantaranya adalah buku, dimana kita bisa belajar dari buku sebagai referensi pengetahuan kita. Seorang guru dituntut untuk memiliki wawasan ilmu yang sangat luas. Apa coba yang harus dilakukan jika seorang guru tidak bisa menjawab pertanyaan dari seorang santri? Pastinya mereka akan mengkaji kembali buku-buku yang menjadi referensi ilmunya. Selain dari buku kita harus belajar dengan guru, meskipun kita saat ini menjadi seorang guru namun kita harus punya yang namanya guru. Guru apapun itu yang jelas tanpa guru kita bukanlah apa-apa. Silakan lihat gambar di bawah ini ada beberapa referensi Buku Penunjang TPA.Anda bisa mendapatkannya di toko buku yang ada di kota Anda. Jika tidak ada bisa menghubungi Badko TPA setempat. Harga sekitar Rp. 15.000 s/d Rp. 50.000,-
fkrmngawis.tk                           fkrmngawis.tk

fkrmngawis.tk                          fkrmngawis.tk

Alqur'an adalah obatnya

Bismillahirrahmaanirrahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

AlQuran obatnya

Kadang, apa yang kita lihat dari luar seseorang
Tak seperti apa yang ada dalam dirinya

Itu dalam pandangan luar mereka saja,
Tapi tahukah mereka apa yang sedang  dirasakan saat itu?


Terkadang, manusia itu pandai menyimpan rasa
Dalam kemiskinan saja, dia bisa kelihatan seperti orang kaya
Itu karena dia tak pernah mengeluhkan kemiskinannya pada manusia
Dalam kesedihan kelihatan seperti gembira
Itu karena dia pintar menyembunyikan permasalahan dalam hidupnya.

Ada manusia yang tak ingin luka dalam dadanya
Perih dalam tubuhnya,...
Sakit dalam hatinya
Ia sembunyikan dari orang lain
Bahkan sering dia lupakan

Ada manusia yang pintar menyimpan rapat penyakit dalam tubuhnya
Orang hanya tahu dia sehat, kuat, dan semangat
Padahal, penyakit sedikit demi sedikit menggerogoti tubuhnya
dalam tubuhnya sangat lemah, bahkan lebih lemah dari yang terlihat

Kekuatan mental seseorang memang bisa mengalahkan sakit fhisyknya
Dan mungkin tak mustahil penyakit tubuh, bisa sembuh
Hanya karena memiliki mental yang kuat
Ketenangan dalam jiwa, dan pikiran

Apa yang mustahil dihadapan Allah ta'ala?
Tak ada yang mustahil
Orang buta saja bisa melihat, dengan izin Allah
Orang tua renta, dikira mandul saja bisa punya anak.

Semasih kecil, mataku rusak, kabur
Siapa menyangka, sekarang sudah tua masih jelas tulisan kecil
Obatnya hanya satu cintai AlQuran, yang mungkin kadang tak masuk akal
Karena orang tahu, obat itu hanya penyembuh dalam dada.
Dan saya yakin, banyak manusia lain mengalami hal yang sama
Meski penyakit berbeda, tapi jalan keluarnya sama.

Apakah AlQuran hanya penyembuh sakit dalam jiwa saja?

Tidak,..dia penyembuh penyakit fhysik juga
Dan masih banyak penyakit lain, yang sembuhnya karena satu
Saya termasuk jarang minum obat, jarang kedokter, karena takut
Dan termasuk yang jarang kelihatan sakit, padahal sebenarnya sakit.
Sebenarnya obatnya hanya satu.

AlQuran,....benar...dengan AlQuran
Rasanya tidak masuk akal, tapi itu realita
AlQuran bukan sekedar penyembuh penyakit dalam physyk saja
AlQuran juga penyembuh penyakit physik
Asalkan kuncinya satu yang sembuh
Yakni dada/hati
Bila hati yang luka/sakit, maka sakitlah semuanya
Bila hati yang sehat, maka sehatlah semuanya.

Bkt, 16 mei 2013. Rahimarahim Rahim


Lakukanlah sesuka hatimu, apa yang suka kamu melakukannya, tapi ingat, kamu juga akan mendapatkan balasan atas apa yang kamu lakukan itu.

Dan akhirat itu, jauh lebih baik dari dunia

Sikap menghormati pada sesama, bukanlah tanda suatu kecintaan kita pada seseorang. Namun, lebih kepada pertanda baiknya pendidikan akhlaq seseorang.

Oleh sebab itu, hormatilah manusia, meskipun mereka bukan orang -orang yang kamu cintai

Sumber : syiar-islam (Rahima)

Do’a Sehari-hari

Assalamu'alaikum wr wb,

Berikut adalah do’a sehari-hari dengan sumber hadits yang jelas. Versi lain dalam PDF berupa kumpulan do’a dalam Al Qur’an dan Hadits bisa didowload di:
Kumpulan do’a dalam Al Qur’an dan Hadits
1.Do’a Sebelum Makan
الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.
Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR. Ibnu as-Sani)

2. Do’a Sesudah Makan
الْحَمْـدُ للهِ الَّذي أَطْعَمَنـا وَسَقَانَا وَجَعَلْنَا مُسْلِمِينَ
Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina
Artinya : Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR. Abu Daud)
Alhamdulilaahilladzi ath’amanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatin.
Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan melipahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku. (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
3. Do’a Sebelum Tidur
بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ
Bismikallahhumma ahyaa wa amuutu.
Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan aku mati. (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Do’a Sesudah Bangun Tidur
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuuru
Artinya : Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali (HR. Bukhari)
Baca selengkapnya di:
http://media-islam.or.id/2007/10/23/doa-sehari-hari
 
Copyright © 2009 FKRM NGAWIS